Monthly Archives: July, 2017

HUT ke-7 Asosiasi Honda Phantom Indonesia (AHPI) – gebyar!

celebration_HUTAHPI_ke7

MRW yang kebetulan menjadi sekretaris panitia di acara ulang tahun Asosiasi Honda Phantom Indonesia yang ke 7 – yang berlangsung tanggal 22 Juli 2017 di Ciater Highland Resort – mengusung tema gebyar dimana AHPI ini yang merupakan wadah kumpulan pemakai Honda phantom yang langka alias discontinued – bisa dikenal lebih luas di kalangan para pencinta/klub/komunitas semua biker.

Kemeriahan acara yang diisi band dari Bandung – X Venus serta DJ Yudi-Iduy dari club HRRC dimulai setelah diisi acara nobar Persib terlebih dahulu 🙂

Dimulai sekitar jam 8 malam sampai tuntas jam 11.30 mengingat ijin yang diberikan hanya sampai jam 11 malam.

Banyak klub/komunitas yang datang dari Bandunf dan Subang dan alhamdulillah acara berjalan lancar.

Rangkaian acaranya dimulai dengan penghijauan di desa Cisaat bersama MKGR Subang tanggal 16 Juli 2017, kemudian dilanjut di hari gebyar juga diawalai dengan sunatan masal untuk 10 anak di kecamatan Ciater.

djiduy

roc1dok8xvenus

Advertisements

SMALL MPV MITSUBIHI EXPANDER MEMILIKI TENAGA HINGGA 118 HP

mex2

Otomekanik.ID berkesempatan untuk melihat langsung Small MPV Mitsubishi yang akan dirilis pada ajang GIIAS 2017. Mitsubishi telah membocorkan harga jual direntang Rp 189 – 246 juta.
Hampir semua media sangat penasaran dengan mesin yang digunakan, lantaran pihak Mitsubishi akan mengumumkan spesifikasi dan namanya saat launch mendatang. Tapi setidaknya, Small MPV ini akan mengadopsi mesin berkapasitas 1.500 cc dengan teknologi MiVEC.


Jika ditilik, Mitsubishi memiliki mesin berkode 4G91 dengan kapasitas 1.499 cc. Teknologi MIVEC di mesin ini hanya ada di katup masuk. Berbeda dengan MiVEC di Lancer atau Delica yang mengatur waktu bukaan katup di intake dan exhaust. DOHC 16 valve dengan bore x stroke (75 x 84,8 mm), otomatis cocok untuk diadopsi pada Small MPV ini. Mampu menghasilkan tenaga 118 hp @ 6.000 rpm dan torsi 145 Nm @ 4.000 rpm dengan rasio kompresi 10,5 : 1. 
Komposisi itu akan dipadu dengan pilihan transmisi manual 5-speed dan Otomatis 4-speed dengan penggerak roda depan. Artinya data ini menganulir prediksi penggunaan CVT.


Dengan wheelbase 2.700 mm, otomatis Small MPV ini cukup nyaman, mengingat Avanza hanya mengadopsi 2.655 mm, Mobilio 2.650 mm, bahkan Grand Livina hanya 2.600 mm. Kondisi inilah yang membuat Small MPV diklaim tetap nyaman dan memiliki interior yang lebih lapang dari para pesaingnya. Bahkan ruang bagasi pun tergolong lapang.
Untuk suspensi, Mitsubishi mengklaim mengadopsi teknologi Lancer, meski Otomekanik.ID tidak menyakini hal ini lantaran suspensi belakang tetap menggunakan jenis beam seperti para kompetitornya. Ground clearance 205 mm membuat Small MPV ini sebenarnya akan menjadi lawan dari Honda BR-V yang memiliki ground clearance 201 mm ketimbang Mobilio yang hanya 189 mm.


Smart key dan pelek alloy 16 inci akan menjadi kelengkapan Small MPV Mitsubishi tipe termewah. Pelipatan bangkunya menyerupai Grand Livina yang mampu menciptakan lantai yang rata saat terlipat.

(Sumber: Otomekanik.ID /Dhany Ekasaputra)

 

XMax 250 sudah datang, dari inden online akhir Mei 2017!

xmaxyellow

Bingung campur takjub dengan produk Yamaha XMax 250 buatan Yamaha Indonesia ini! Setelah sebelumnya selama 2 tahun sang produk metik di varian 150cc nya yaitu NMax 155 laris keras dan masih diinden terus, sekarang muncul metik gambot 250cc 1 silinder ini.

Semenjak IMOS akhir 2016 lalu MRW sudah naksir berat , tapi masih belum berniat untuk inden. Ketika momen inden online dibuat secara resmi di akhir Mei 2017, indenlah dengan pilihan warna kuning. Proses inden sempat terkendala pengisian bio data dimana data kelurahan dan kecamatan tidak semua nya masuk di database…kemudian dikonsultasikan di grup fesbuk dan akhirnya bisa lengkap pemesanan onlinenya dengan memilih sembarang kelurahan.

Skip..skip akhirnya ada pemberitahuan lewat sms bahwa delivery di bulan Juli 2017. Cepat juga! Kemudian ada info dari dealer barang sudah siap dan akhirnya MRW ambil langsung di dealer Yamaha Berlian Pasteur. (Bagian prose leasingnya dilewat saja he he)

Langsung ke geser ke pit service untuk bongkar oli shock depan diganti dengan ARCoil dan per shocknya dibalik dan juga menurunkan ketinggian garpu 1 cm biar tidak terlalu jinjit.

arcoilxmax

Sekarang setelah 4 harian pakai, joss he he..

me17