Melihat Persiapan Mobil Bekas Taksi untuk Dijual Kembali

Dilansir dari mobil123.com:

screenshot_20161030-113813_1

Masa bakti mobil di masing-masing perusahaan taksi tentu berbeda-beda. Untuk di PT Blue Bird Tbk sendiri, masa bakti tersebut mencapai 5 tahun.

Setelah masa bakti berakhir, maka unit-unit tersebut nantinya akan dijual pada masyarakat setelah melalui perbaikan. Hal ini disampaikan oleh Hery Sugiarto, General Manager Used Car Division PT Blue Bird Tbk siang hari tadi.

“Perbaikan ini dilakukan oleh teknisi kami. Teknisi di Blue Bird terbagi 2 yaitu teknis dan kecantikan. Untuk teknis meliputi mesin, kelistrikan dan sebagainya. Sementara untuk teknisi kecantikan itu detailing termasuk cat dan sebagainya,” ungkapnya.

Untuk bisa menjadikan mobil taksi menjadi mobil penumpang biasa dan layak jual, Blue Bird biasanya membutuhkan waktu sekitar 7 hari. Waktu tersebut sudah termasuk perawatan eksterior, interior dan beberapa kali Quality Control.

“Yang pertama dilakukan adalah dengan mencopot seluruh kelengkapan taksi seperti mahkota, stiker hingga argo. Kemudian perbaikan eksterior dulu kalau misal ada yang baret, itu diperbaiki dahulu,” ungkap Eko Joko Sudarto, Asisten Manager Bengkel di PT Blue Bird Tbk Warung Buncit.

Setelah eksterior, maka teknisi akan mulai memperbaiki interior. Perbaikan yang biasanya dilakukan adalah bila pelapis jok retak atau plafon terkena rokok, maka langsung diganti. Setelah itu, mobil akan masuk ke salon.

“Setelah dari salon, mobil masuk ke perbaikan teknik. Teknik meliputi mesin, balancing dan sebagainya. Bila sudah selesai kita melakukan final check. Final chek dilakukan dengan memeriksa mobil sejak proses pertama. Kepala bengkel memeriksa lalu ke koordinator, baru ke GM lalu terakhir ke marketing,” ungkapnya.

Meski sudah melalui beberapa proses, namun pembeli biasanya masih merasa ada yang kurang. Hal ini dikarenakan pembeli membandingkannya dengan mobil baru.

“Maka dari itu kami mengacu ke mobil baru. Walau bekas, tapi kami akan mengusahakan agar mobil memiliki kualitas seperti mobil baru,” tutupnya.

PT Blue Bird Tbk saat ini sedang melakukan promo terhadap mobil-mobil bekas taksi miliknya. Setidaknya, ada 50 mobil Mercedes-Benz E 200 Compressor yang dijual dengan harga Rp 180 juta. Dijualnya mobil-mobil tersebut karena Blue Bird sedang melakukan peremajaan terhadap mobil-mobil yang digunakan Silver Bird sejak tahun 2011. [Adi/Ari/Idr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: