Daily Archives: July 13th, 2016

1,3 Juta Kendaraan Lewati Padalarang Selama Mudik Lebaran 2016

PRLM 12 Juli Arus balik Padalarang_WIW_0695

PEMUDIK sepeda motor melintas di Jalan Raya Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa 12 Juli 2016. Hingga Senin 11 Juli 2016, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung Barat mencatat sebanyak 1,3 juta kendaraan melintasi Padalarang selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2016. Jumlah tersebut akan terus bertambah karena arus balik masih akan terus berlangsung meskipun puncaknya sudah terjadi beberapa hari lalu.*

(PR)

Meski Dilarang, Penjual Laser Masih Marak

12 Juli penjual laser USEP9076

BANDUNG RAYA – PR –¬†SINAR laser berwarna hijau mengarah ke atas kendaraan yang melaju di Jalan Raya Bandung-Garut, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Sabtu 9 Juli 2016 malam. Penjualan senter laser masih ada meskipun sudah dilarang karena mengganggu penerbangan pesawat dan bisa mengakibatkan kebutaan bila mengenai mata.*

Kemacetan Masih Mewarnai Jalur Garut-Bandung

SENDAT

GARUT, (PR).- Jalur yang menghubungkan Garut ke Bandung hingga Rabu tanggal 13 Juli 2016 masih tersendat. Ratusan kendaraan yang menuju Bandung harus antre, kalaupun bergerak sangat perlahan.

Titik kemacetan masih terjadi mulai turunan Leles Kabupaten Garut. Lepas kemacetan di Leles, kendaraan yang akan Bandung masih harus berjibaku di daerah Kadungora.

Titik kemacetan yang paling parah terjadi di Pasar Kadungora. Selain volume kendaraan yang masih tinggi, juga terhalang aktivitas pasar.

“Kadungora masih tersendat. Tapi tak separah Selasa malam. Engga tahu ini arus balik masih padat,” kata Tatang warga Kadungora.

Honda CBR250 RR 2 Silinder Diproduksi di Indonesia untuk Dunia

61335-cbr250rr-dua-silinder-yang-ada-di-video-teaser-akan-dirakit-dan-diekspor-dari-indonesia_20160712_171422

Bisa dipastikan, Indonesia juga akan menjadi negara pertama yang memasarkan CBR250 RR dua silinder.
Bukan hanya itu, Indonesia juga akan jadi yang pertama memproduksinya.
“Yang baru ini bukan dari Thailand tapi di Indonesia dan akan jadi pusat produksi global,” bisik narasumber dari PT Astra Honda Motor (AHM). Lokasi produksinya ada di pabrik baru Honda, plant 5 di Kawarang, Jawa Barat.

Sedang untuk jadwal peluncurannya, besar kemungkinan akan dilakukan awal September mendatang.
Lalu untuk ekspor, pria ramah yang enggak tenar ini hanya mengerutkan dahi. “Ada beberapa negara,” jawabnya singkat.

Dilihat pada video teaser-nya, benar-benar hampir tidak ada perubahan berarti dari versi konsep dengan versi jalan raya pada Honda CBR250RR terbaru.
Lekukan fairingnya tetap sama, bahkan namanya juga sudah dipaparkan dengan jelas lewat stiker di fairing bertuliskan ‘250RR’.
Dua kode R di belakang nama CBR 250 ini juga dipastikan membawa spesifikasi yang lebih tinggi ketimbang model sebelumnya.
Meski secara mesin belum banyak informasi yang bisa dikorek, namun gosip drive by wire hingga pilihan mode berkendara memang layak ditunggu.

Beberapa fitur seperti segitiga berlubang, sokbreker depan upside down hingga desain tangki dan buntutnya yang sama persis seperti versi konsep membuatnya tampil sangat menarik.

(tribunnews)

Kesukaan akan motor – misteri cinta

Assalamu alaikum,
Judul diatas lebih mencerminkan sikap dan sifat MRW terhadap permotoran khususnya.

Kalau kita sudah suka dengan sesuatu bisa menimbulkan 2 hal yang kontradiktif yakni posesif positif dan negatif. Misalnya untuk kebuthan harian antar anak sekolah, cukuplah pake motor harian alias commuter tidak perlu motor sport.
Nah akan berubah bila untuk kebutuhan main/turing bareng. Rata-rata harapannya motor sport berkopling untuk mendapatkan aura main olahraga.
MRW dulu suka turing pake Honda Phantom, karena satu dan lain hal ganti pake ER6N. Tidak perlu2 amat sebetulnya ha ha.
Kacau nih artikel karena yang sebelumnya ide sedang cemerlang, eh tidak muncul. Diketik ulang sudah moodnya berubah.

Semua diatas IMHO saja.