(PR INFO) – Penjelasan Bio Farma terkait Vaksin Palsu

Menanggapi maraknya pemberitaan terkait dugaan vaksin palsu, berikut adalah penjelasan Bio Farma:
1.    Bio Farma telah melakukan koordinasi dengan Bareskrim, Kementerian Kesehatan, Badan POM dan Distributor resmi Vaksin Bio Farma.
2.    Berdasarkan pengamatan fisik, kemasan dan hasil uji laboratorium, vaksin Bio Farma yang diduga palsu adalah ASLI, TIDAK DIPALSUKAN.
3.    Vaksin produksi Bio Farma yang digunakan oleh pemerintah untuk Program Imunisasi Nasional adalah Vaksin Pentabio (DTP-HB-Hib), DT, Td, TT, Hepatitis B, Campak, Polio dan BCG. Untuk menjamin keamanan, khasiat dan mutu vaksin, seluruh vaksin produksi Bio Farma, dilakukan  pengujian untuk mendapatkan Release dari Badan POM dan sesuai dengan standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).
4.    Masyarakat agar tidak ragu untuk mengimunisasi putra putrinya dengan vaksin yang menjadi program pemerintah, baik di rumah sakit, puskesmas, posyandu, maupun di klinik.
5.    Vaksin merupakan produk yang tidak dapat dijual bebas. Vaksin Bio Farma untuk program imunisasi nasional didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Provinsi dan untuk sektor swasta didistribusikan melalui distributor resmi dengan mengimplementasikan cold chain yang konsisten dan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) sehingga terjaga kualitas, keamanan dan efektivitas.
6.    Bio Farma mendukung dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Bareskrim POLRI untuk menangani dan mengusut tuntas kasus vaksin palsu.
7.    Sebagai langkah antisipasi dan evaluasi agar tidak terjadi lagi peredaran vaksin palsu, setiap fasilitas layanan kesehatan dan pusat imunisasi baik pemerintah maupun swasta, agar memiliki prosedur dan fasilitas pengelolaan dan pengendalian limbah Vaksin / wadah bekas vaksin yang digunakan atau vaksin yang kadaluwarsa.
8.    Untuk produk serum dan diagnostik produksi Bio Farma seperti BIOSAT (Serum Anti Tetanus), BIOSAVE (Serum Anti Bisa Ular), dan Tuberculin PPD yang dipalsukan, saat ini sedang dalam penanganan Bareskrim POLRI.

vaksin

Bio Farma merupakan BUMN 100% dimiliki Pemerintah,produsen Vaksin dan Antisera. Didirikan 6 Agustus 1890. Selama 126 tahun pendiriannya Bio Farma telah berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup bangsa, baik yang berada di Indonesia maupun manca negara. Lebih dari 130 negar telah menggunakan produk Bio Farma terutama negara – Negara berkembang, dan 50 diantaranya adalah negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Produksi Vaksin Bio Farma telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Dengan serangkaian pemenuhan aspek regulasi yang sangat ketat, dimulai dari pemilihan bahan baku yang berasal dari vendor yang  terkualifikasi, penyimpanan bahan baku, proses produksi, fasilitas produksi dan kompetensi dari SDM yang harus terkualifikasi dan well trained dan peralatannya yang harus secara rutin terkalibrasi dan tervalidasi dalam periode tertentu. Dengan kapasitas produksi lebih dari 3,2 Miliar dosis pertahun, Bio Farma telah memenuhi kebutuhan vaksin Nasional dan kebutuhan vaksin dunia melalui WHO dan UNICEF. Dengan filosofi Dedicated to ImproveQuality of Life, Bio Farma berperan aktif dalam meningkatkan ketersediaan dan kemandirian produksi Vaksin di negara-negara berkembang dan negara-negara Islam untuk menjaga keamanan kesehatan global (Global Health Security). Informasi lebih lanjut http://www.biofarma.co.id (Corsec PT Bio Farma)

Advertisements

2 responses

  1. Vaksin aja di palsu coeg

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: