INFO WISATA – Trik Menikmati Sauna Di Kawah Kamojang

kamojang
MENIKMATI desir angin yang sejuk di pegunungan sambil bersauna dan bersantai bersama orang-orang tercinta, siapa yang tak mau?
Di Kawah Kamojang, yang beralamat di Kampung Kamojang, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, hal tersebut dapat dilakukan.
Panorama alam yang indah, bebukitan hijau, kawah-kawah yang mengepulkan uap, segera menggantikan lamanya perjalanan mencapai tujuan ke sana. Fasilitas kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Kamojang itu pun sudah cukup memadai.
Tidak tanggung-tanggung, TWA Kawah Kamojang telah mengidentifikasi 22 kawah yang memiliki nama-nama tersendiri yang unik, sesuai dengan kondisi atau suara yang ditimbulkan dari celah kawah.
Ada Kawah Manuk, Kawah Berecek, Kawah Kendang, Kawah Sakarat, Kawah Kamojang, Kawah Kereta Api, Kawah Stick Gas, Kawah Hujan, Kawah Tusuk Jarum, Kawah Uap, Kawah Sorekat, Kawah Cikahuripan, Kawah Jina, Kawah Leutak, Kawah Bagong, Kawah Baru, Kawah Saar, Kawah Cibuliran, Kawah Beureum, Kawah Getih, Kawah Pojok, Kawah Racun, dan Kawah Nirwana.
Kawah Kamojang lebih seperti tungku air yang tertutup hamparan tanah, tetapi merembes ke luar pada beberapa sisi. Saat air mendidih dipanaskan magma bumi, dari lubang-lubang kecil itu, uap air menyembur dahsyat dan dibawahnya ada lumpur yang bergolak. Uap air yang keluar lebih mirip asap karena besar dan mengandung hawa belerang. Berada di antara bumbungan uap air tersebut, terasa seperti sedang menikmati spa, langsung di alam terbuka.
kamojang2
Menurut seorang juru kunci Kawah Kamojang, Abah Koko, di tempat ini tidak boleh berkata-kata kasar atau berbicara yang bernada sombong. Hal itu menurut penuturannya, bisa berakibat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Misalnya, pernah seorang pengunjung meremehkan uap panas yang muncul di sela-sela pasir di lokasi Kawah Hujan. Ketika sepatu pengunjung itu melesak ke dalam pasir, dia kira tidak terjadi apa-apa sampai ia menjerit kesakitan.
Ternyata setelah dibuka sepatunya, kulit kakinya melepuh, padahal sepatunya tidak apa-apa. Untuk hal seperti itu, Abah Koko hanya bisa memberikan pertolongan pertama, tetapi jika dampaknya berlanjut, ia tidak bisa menjamin. “Untuk itulah menghargai alam sangat penting, jangan datang tapi tanpa permisi,” ujar Abah Koko. Dia menambahkan, di tempat itu masih banyak terdapat mistis yang hanya dapat diketahui oleh orang yang memiliki indera keenam. Dahulu, di kawasan Kawah Kamojang digunakan sebagai tempat menyepi dan tirakat orang-orang religius.
Saat berada di Kawah Kamojang, demikian trik untuk menikmati sauna di sana. Cara menikmati uap di Kawah Kamojang adalah dengan menghirupnya pelan-pelan dan menghembuskannya juga pelan-pelan. Aliran asap uap air yang terasa, tidak akan membuat susah bernafas, justru membuatnya lega. Lokasi terbaik untuk menikmati mandi uap adalah di kawasan Kawah Hujan yang memiliki sekira empat titik di sekitar situ, yang memunculkan uap.
Untuk laki-laki bisa membuka baju atasan, supaya uap bisa merata ke seluruh tubuh. Boleh dicoba Kawah Uap yang menghadap tebing dengan suhu yang lebih hangat. Berdiri sekitar lima menit sampai uapnya merata di tubuh. Untuk perempuan, bisa duduk di tempat yang tersedia di Kawah Hujan yang di depannya ada tumpukan batu. Dari sela-sela batu itu, kepulan uap air siap dihirup. Bisa dicoba selama 10 menit.
Bila ingin mencoba sensasi uap dengan titik-titik air seperti hujan, berdirilah di dekat Kawah Tusuk Jarum yang berada di pojok area. Tanyakan kepada petugas atau juru kunci untuk nama-nama lokasi kawah. Kawah Tusuk Jarum lebih mirip gua yang dibawahnya masih ada lumpur yang menggelegak, jadi harus berhati-hati.
kamojang3
Lokasi lain untuk menikmati mandi uap adalah di Kawah Stick Gas yang memiliki jembatan besi. Untuk mendapatkan uap hangat yang lebih banyak, bisa meminta bantuan juru kunci kawah yang konon mampu mengatur keluarnya uap air. Jangan lupa memberikan “tip” secukupnya. Pengunjung bisa bergiliran mendapatkan selubung uap hangat itu, bila yang antre cukup banyak.
Pengunjung Kawah Kamojang, selain warga sekitarnya dari Bandung dan Garut, juga banyak dari luar daerah seperti Bogor, Jakarta, Cirebon, Semarang, Demak, Surabaya, Palembang, Papua hingga turis mancanegara, seperti dari Jepang, Korea Selatan, Australia, Belanda, Swedia, dan lain-lain. Selamat bersauna! (info PR).
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: