Daily Archives: July 2nd, 2016

Warna Baru Yamaha Mio Z Ditentukan Konsumen

mioz

Yamaha melibatkan konsumen untuk menentukan warna terbaru Mio Z. Ada semacam votting soal warna model ini mulai 1 Juli hingga 11 Juli 2016, lewat akun media sosial Yamaha Indonesia. Warna baru akan ditentukan setelah partisipasi konsumen selesai.

Akhir Maret 2016 lalu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meluncurkan Mio Z dengan dua warna, hitam dan putih. Keduanya berjenis warna dof yang membuat penampilannya makin elegan.  Warna baru bakal terpilih dari para peserta yang mengikuti kuis ini.

Buat para perserta, hadiah menarik menanti, yakni apparel orisinal 46|ASIA untuk 15 pemenang yang akan diumumkan pada 15 Juli 2016 mendatang. Konsumen yang berminat ikut ajang ini cukup berpartisipasi minimal dalam akun media sosial, minimal Facebook, Twitter, atau Instagram.

Caranya, silakan ikuti petunjuk di fanpage Yamaha Motor Indonesia (Facebook), atau follow Twitter @yamahaindonesia, bisa juga follow Instagram @yamahaindonesia. Masing-masing dari lini media sosial ini disediakan hadiah untuk lima pemenang.

Mohammad Masykur, Asisten GM Pemasaran YIMM, dalam siaran resmi (1/7/2016), mengatakan bahwa warna saat ini menjadi salah satu faktor penting penentu konsumen membeli motor.

”Biasanya untuk mengetahui warna yang disukai konsumen, kami melakukan survei. Kali ini ada yang beda. Kami meminta konsumen menentukan warna sebelum produk resmi diluncurkan,” ujar Masykur.

(kompas oto)

Interior Toyota C-HR, Ada Tiga Pilihan Kombinasi Warna

Toyota C-HR, compact SUV dari Toyota yang banyak ditunggu khalayak internasional kemunculan produksi masalnya kembali naik ke permukaan. Kali ini penampakan gamblang interior C-HR ramai beredar secara viral.

toyota-c-hr13487

Seperti yang dilansir Motor1 (28/6), disebut bahwa Toyota memang sengaja merilis foto-foto interior calon mobil barunya itu. Seperti yang tampak pada deretan fotonya, nuansa gelap hadir pada sekucur kulit pembungkus jok sampai dasbor dan door trim-nya.

Mengimbangi warna tersebut, aksen garis biru terang menghiasi di tengah-tengahnya. Kesan hi-tech pun terpancar dari suasana yang terlihat di kabin calon kuat penantang Honda HR-V ini. Toyota kabarnya akan memberikan pilihan beberapa warna interior, ada Abu-abu gelap, Hitam-Biru, dan Hitam-Cokelat.

C-HR yang dibangun menggunakan konsep platform TNGA (Toyota New Global Architecture) disebut Toyota akan memberikan kesan yang kuat di segmennya yang sedang bertumbuh. Mobil ini punya dimensi panjang keseluruhan 4.350 mm, lebar 1.795 mm, dan tinggi 1.550 mm, dengan sumu roda yang tercatat 2.640 mm.

Artinya lebih panjang 56 mm dan lebih lebar 23 mm dibanding Honda HR-V. Tapi ia lebih rendah 55 mm dengan sumbu roda yang lebih panjang 30 mm dari HR-V.

Daihatsu Sigra atau Toyota Cayla?

Kembar tak berarti sama. Sama tak berarti kembar.

Mungkin seperti itulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan mobil hasil kolaborasi Toyota-Daihatsu ini. Ya, Daihatsu Sigra dan Toyota Calya.

Pembeda paling kentara dari kedua mobil ini tentu saja wajahnya.

toyota-calya-dan-daihatsu-sigra-keren-mana_20160702_163703

Desain lampu utamanya sama, dibuat lebih tajam. Begitu juga padanan grill tebal berlabur krom. Hanya logo di tengahnya yang membedakan.

Kemudian aliran udara. Meski sama-sama besar, Daihatsu Sigra terlihat lebih agresif dengan ketegasan sudut yang serba tajam. Selain itu, di bumper aliran udaranya dibuat terpisah.

Sementara Toyota Calya aliran udaranya dibuat menyatu dengan bumper, kalau diperhatikan mirip Toyota Veloz.

Kalau Daihatsu terdapat aliran udara pada bumper, Toyota Calyadidesain terlihat tangguh dengan pelindung bumper yang dihias dengan aksen krom.

Untuk cover foglamp, Daihatsu Sigra juga dibuat meruncing dengan posisi horizontal. Sedangkan Toyota Calya posisinya vertikal dengan desain yang juga cenderung tajam.

Bagaimana tampang keduanya menurut anda? Apakah lebih keren Toyota Calya, atau justru Daihatsu Sigra yang punya tampang menawan?

Hindari Mudik Saat Jam-jam Favorit Para Pemudik

Ada pola waktu khusus yang menjadi favorit para pemudik.

Kalau tidak selepas subuh, ya selepas maghrib atau waktu berbuka.

kemacetan-parah-di-brebes-timur-jumat-1-juli-2016_20160701_201729

Kedua waktu ini diyakini sebagai saat yang tepat untuk memulai perjalanan ritual kolosal ke kampung halaman.

Namun, siapa kira saat-saat favorit tersebut justru menjadi bumerang karena semua pemudik mempunyai pemikiran serupa, yakni meninggalkan Jakarta pada pukul 05.00 WIB-08.00 WIB dan 18.00-21.00 WIB.

Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Hudaya Arryanto menunjukkan statistik bahwa volume lalu lintas di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sangat fluktuatif, terutama pada jam-jam tersebut di atas.

“Kendaraan menumpuk pada dua momen tersebut. Semua berlomba keluar Jakarta setelah subuh dan adzan Maghrib setelah itu justru lengang,” ujar Hudaya saat ditemui Tim Merapah Trans Jawa Komas.com, Jumat (1/6/2016).

Volume kendaraan yang melintasi Tol Cipali dan keluar di gerbang tol (GT) Palimanan pada H-5 Kamis (30/6/2016) pukul 06.00 WIB hingga Jumat (1/7/2016) pukul 06.00 WIB tercatat sebanyak 47.003 kendaraan.

Jumlah ini melonjak 65 persen dari volume sehari sebelumnya yang tercatat 28.400 kendaraan per hari.

Pada saat normal, volume lalu lintas Tol Cipali dari arah Jakarta menuju GT Palimanan rata-rata sebanyak 12.000 kendaraan.

Dengan demikian volume kendaraan hingga Jumat pagi mencapai 4 kali lipat.

Untuk arus mudik tahun ini, kata Hudaya, puncak kepadatan diprediksi mencapai 65.000 hingga 70.000 kendaraan per hari yang akan terjadi pada Minggu (3/6/2016).

Karena itu, dia mengimbau untuk menghindari jam-jam favorit. Lebih baik mudik pada pukul 09.00 WIB-15.00 WIB atau pukul 12.00-WIB-17.00 WIB.

Walaupun panas, lanjut Hudaya, namun jalan tol biasanya lengang, karena puncak arus mudik terjadi pada pagi hari dan malam hari.

(tribunnews)

Dyneema® Denim bisa merubah masa depan aksesoris motor

solitario-67

Sekuat baja, lebih ringan dari air, dan lebih nyaman daripada kulit! Itulah kelebihan Dyneema Denim. Saat ini kita  mendekati sebuah dunia di mana anda mungkin melihat pembalap MotoGP meluncur balapan mengenakan pakaian denim. Serius. Dan itu semua berkat produk kecil yang disebut Dyneema®.

Serat Dyneema® tidak persis baru, namun baru untuk dunia motor. Bahan ini terbuat dari Ultra High Molecular Weight Polyethylene (UHMWPE), dan telah digunakan selama bertahun-tahun untuk banyak kebutuhan mulai dari kapal layar sampai ke rompi anti peluru . Dyneema®  15 kali lebih kuat dari baja, 40% lebih kuat dari aramids, tahan terhadap kelembaban, UV, dan bahan kimia, dan cukup ringan untuk mengapung di atas air.