Recall Motor Bukan Berarti Produk Gagal

Jakarta – Yamaha menarik motor sport R25 dan motor sport naked MT-25 di Indonesia sebagai bagian dari kampanye global. Pengguna motor pun tak terlalu mengkhawatirkan hal ini, mereka malah mengaku senang.

Penarikan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan niat baik Yamaha.

“Inilah titik terang bagi kami sebagai konsumen. Bagi saya pribadi, tidak panik saat tahu tentang recall tersebut, menurut saya pemilik motor 250 cc ke atas sudah dewasa dalam arti kami tahu hal seperti itu pasti akan ditindaklanjuti ATPM. Recall bukan berarti produk gagal. Diantara sesama pemilik MT-25 kami share informasi, diskusi dan saling komunikasi mengenai ini,” tutur Berlan, salah satu konsumen MT-25 yang juga Sekjen komunitas MTRI (Master of Torque Riders Indonesia).

e159046d-ab34-4273-9367-b87fb196ece8_43.jpg

Pengguna motor lainnya, Teguh Arifianto, pemilik R25 yang juga founder komunitas Ravens United R25 mengatakan dirinya mengetahui ada recall dari situs Yamaha dimana konsumen bisa mengganti komponen secara cuma-cuma.

“Ini adalah tanggung jawab Yamaha, tidak sampai after sales saja. Jika ada hal seperti recall, konsumen diberitahukan secara resmi melalui website korporat, termasuk untuk jalan keluarnya bagaimana. Tentunya kami menyambut baik langkah Yamaha ini,” ujar Teguh.

Ada 3 komponen yang akan diperbaiki Yamaha yakni Pressure Plate Assy dan Oil Pump Assy untuk R25. Sedangkan untuk MT-25 adalah Clamp Front Brake Hose.

Untuk memperbaiki 3 komponen, Yamaha meminta pengguna motor sport R25 dan MT-25 untuk datang ke diler mulai tanggal 12 Juli 2016. Komponen pengganti sudah didistribusikan ke diler.

(detikoto)

Advertisements

6 responses

  1. Recall produk (product recall) adalah proses mengambil barang cacat dari konsumen (oleh produsen) dan memberikan mereka (konsumen) dengan kompensasi. Biasanya sering terjadi sebagai akibat dari masalah keamanan atas cacat manufaktur pada produk yang dapat membahayakan penggunanya.

    Proses penggantian dapat bervariasi tergantung pada undang-undang lokal (suatu negara: undang-undang perlindungan konsumen, undang-undang khusus yang mengatur perdagangan) dan penyebab product recall.

    Produk recall tidak hanya berlangsung satu hari, satu minggu, atau satu bulan saja, namun bisa berlangsung selama setahun, bahkan lebih dari satu tahun tergantung jumlah produk dan penyebab recol tersebut

    Like

  2. Sebagai referensi, berikut beberapa contoh mobil yang mengalami kasus recall di Amerika yang sudah atau akan dipasarkan di Indonesia dan di Indonesia :

    2011-2012 > Nissan Juke – kasus recall : sistim bahan bakar
    2011 > Nissan 370Z – kasus recall : perangkat power window
    2012 > Porsche Cayman – kasus recall : perangkat seatbelt
    2011 > Toyota Corolla – kasus recall : struktur, body atap & pilar
    2011 > Toyota Land Cruiser – kasus recall : ban, pressure monitoring & sistim regulator
    2011 > Honda Civic – kasus recall : sistim bahan bakar
    2012 > Honda Civic – kasus recall : perangkat airbag
    2011 > BMW seri 5 – kasus recall : mesin dan sistim pendingin mesin
    2011 > BMW seri 7 – kasus recall : mesin dan sistim pendingin mesin
    2011 > BMW X5 – kasus recall : mesin dan sistim pendingin mesin
    2012> Daihatsu Gran Max tipe Pikap produksi 2007-15 Oktober 2010 (sekitar 36ribu unit- di Indonesia) potensi keretakan pada bagian dudukan ban cadangan – Indonesia
    2012> Daihatsu Gran Max tipe Mini Bus dan Blind Van produksi 2007-23 Oktober 2008 (sekitar 11ribu unit- di Indonesia) potensi keretakan pada bagian dudukan ban cadangan- Indonesia
    2012> Daihatsu Sirion produksi Januari 2008-Maret 2011 (sekitar 3ribu unit- di Indonesia) desain lubang pembuangan tetesan air hasil kondensasi penyejuk udara yang berada tepat di atas steering rack yang berpotensi timbulkan karat dan recall juga di Malaysia pada awal 2012
    2011 > Honda Jazz dan City (recall 42.000 unit)
    2012> Toyota Motor Corp atas produk Camry, Corolla, Yaris, Vios, Matrix, RAV4, Highlander, Tundra, Sequoia, xB, xD, dan Scion yang diproduksi pada kurun Juli 2005—Mei 2010 yang dijual di Jepang = 459.300, Amerika Utara = 2,47 juta, Eropa dan China = 2,8 juta, Timur Tengah, dan Oseania. (sekitar 7,4 juta unit di seluruh dunia). kasus recall – masalah pada tenaga listrik tombol power window pengemudi yang bisa menyebabkan malafungsi

    Liked by 1 person

  3. Sebagai konsumen tentunya kita berharap pasar terbebas dari produk-produk yang tidak aman dan tidak layak. Namun tampaknya harapan ini masih akan jauh dari kenyataan. Selama pemerintah (melalui undang-undang yang jelas dan tegas dan aparat terkait) tidak mampu mensterilkan pasar dari produk-produk yang tidak aman, dan pelaku usaha tidak sepenuhnya melakukan bisnis yang bersih dan etis, tanggung jawab sepertinya digeser ke pundak konsumen. Konsumen harus lebih berdaya. Konsumen dituntut untuk senantiasa berhati-hati, mencari informasi dan meningkatkan pengetahuan, serta berani bicara apabila menemukan produk yang tidak layak.

    BTW Indonesia punya gak Badan Recall atau

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: